Belajar Desain Grafis Untuk Pemula

Belajar desain grafis untuk pemula adalah awal yang menyenangkan, terutama bagi para pemula yang memiliki jiwa seni dengan rasa penasaran yang tinggi. Dalam era digital ini, sudah banyak sekali media untuk belajar desain grafis dengan lebih mudah.

Kamu bisa mencari berbagai informasi dan tutorial desain grafis di jagat maya ini dengan sangat mudah dan gratis. Tanpa perlu kursus, kamu bahkan bisa belajar secara mandiri (otodidak) alias tanpa guru yang nyata sekalipun untuk bisa menjadi seorang ahli desain.

Software Aplikasi Desain Grafis

Ada banyak software desain grafis yang bisa kamu gunakan untuk mulai belajar desain. Yang terpopuler dan bahkan sudah menjadi standar dalam industri desain grafis saat ini kebanyakan adalah produk-produk keluaran dari perusahaan Adobe. Sebut saja Photoshop, yang kehebatannya tidak perlu diragukan lagi untuk urusan manipulasi foto.

Selain Photoshop yang biasa digunakan untuk editing foto, masih ada lagi software desain grafis untuk urusan membuat desain vektor. Contoh software desain yang biasa digunakan dalam kategori vektor ini adalah Adobe Ilustrator dan Corel DRAW. Kamu bisa membuat logo, karakter animasi, desain brosur, kalender, poster, dan masih banyak lagi.

Berikut software-software atau program aplikasi yang biasa digunakan dalam industri desain grafis oleh para profesional:

1. Adobe Photoshop

Photoshop sudah menjadi standar dalam industri desain grafis saat ini. Banyak kalangan profesional menghasilkan karya editing dan manipulasi foto yang luar biasa dengan bantuan Photoshop tersebut.

Mengganti background, manipulasi foto, membuat antarmuka desain suatu program (user interface), membuat rancangan desain web, gambar 3D, dan masih banyak lagi dapat dilakukan dengan menggunakan Photoshop.

Ilustrasi hasil desain Photoshop karya Benjamin Von Wong
Ilustrasi hasil desain Photoshop karya Benjamin Von Wong

Software Terbaik Alternatif Adobe Photoshop yang Gratis:

Sudah banyak yang tahu kalau sebenarnya Photoshop adalah software berbayar. Namun banyak orang yang menggunakan versi bajakannya, mungkin jika untuk tujuan belajar atau edukasi pihak Adobe masih bisa berbaik hati memaafkan (mungkin 😀 ).

Namun jika penggunaannya untuk tujuan komersil, tentu sangat-sangat dilarang. Maka dari itu, dari pada menggunakan versi bajakan, maka sebagai alternatif kamu bisa menggunakan software image editing yang gratis, walau fiturnya masih kalah dengan Photoshop. Berikut dua software alternatif Photoshop yang gratis:

Gimp sangat populer di kalangan pengguna Linux, terutama karena sifatnya yang gratis dan open source. Namun Gimp tidak hanya tersedia untuk Linux saja, melainkan juga tersedia untuk Windows dan Mac OSX.

teksnologi-gimp

Krita mempunyai antarmuka atau tampilan program yang mirip dengan Adobe Photoshop CC dan Adobe Ilustrator. Krita bisa digunakan untuk mengedit foto, namun lebih difokuskan untuk menggambar. Yang juga menjadi nilai plus Krita adalah bisa digunakan untuk membuat gambar vektor seperti halnya Adobe Ilustrator.

teksnologi-krito

 

2. Adobe Ilustrator

Ilustrator dirancang khusus untuk membuat desain vektor. Kamu bisa membuat logo, karakter animasi, atau apapun itu yang menyangkut ilustrasi desain vektor.

Membuat berbagai bentuk (shape) dari karakter yang akan kamu buat nantinya akan semakin mudah dilakukan dengan bantuan software Adobe Ilustrator tersebut. Asyiknya, kamu akan bisa memadukannya dengan Photoshop untuk mempercantik efek visual, misalnya dalam segi pewarnaan untuk memberi efek-efek warna atau style tertentu.

Ilustrasi membuat gambar desain vektor dan icon di Adobe Ilustrator

 

3. Corel DRAW

CorelDRAW adalah software desain grafis untuk editing dan membuat gambar vektor seperti halnya Adobe Ilustrator. Bedanya, CorelDRAW dibuat oleh perusahaan Corel Corporation dengan fitur khas mereka sendiri.

CorelDRAW bisa digunakan untuk membuat logo, karakter animasi vektor, membuat brosur, desain kalender, poster, sketsa foto, dan hal-hal yang berkaitan dengan desain vektor lainnya. CorelDraw juga menyediakan template khusus yang memudahkan pengguna untuk membuat desain tertentu sesuai kebutuhan.

teksnologi-coreldraw

 

Macam-macam Desain Berdasarkan Kategorinya

Secara umum, software atau program aplikasi desain grafis saat ini membedakan desain berdasarkan dua kategori utama. Yaitu gambar desain vektor dan gambar desain raster. Desain raster juga biasa disebut sebagai bitmap. Supaya lebih jelas, kami akan beri penjelasannya mengenai kedua tipe gambar tersebut beserta apa saja perbedaan di antara keduanya.

Apa itu Vektor?

Gambar vektor adalah format file grafis berdasarkan ekspresi matematika yang terdiri dari titik (anchor point), garis (line), dan bentuk (shape).

Tutorial_Vector02
Images via Freepik.com

Gambar vektor juga punya istilah yang biasa disebut dengan anchor point. Maksudnya anchor point adalah setiap titik (node) saling dihubungkan untuk membuat bentuk-bentuk tertentu. Anchor point tersebut bisa ditambahkan, dihapus, atau dipindahkan jalur garisnya untuk membuat bentuk-bentuk tertentu sesuai keinginan.

Tutorial_Vector03
Images via Freepik.com

Gambar vektor tidak akan blur atau pecah ketika diperbesar. Ukuran aslinya akan tetap terjaga tanpa ada penurunan kualitas sedikitpun.

 

Apa itu Bitmap?

Contoh gambar bitmap, yang apabila di zoom akan terlihat kumpulan warna pixel
Contoh gambar bitmap, yang apabila di zoom akan terlihat kumpulan warna kotak-kotak (pixel) – via Freepik.com

Gambar bitmap, atau disebut juga sebagai gambar raster adalah tipe file gambar yang disusun oleh grid pixel, kotak warna, atau titik warna. Ukuran gambar bitmap dapat dikurangi (diperkecil) tanpa kehilangan kualitas. Namun gambar bitmap atau raster akan kehilangan kualitas jika ukurannya meningkat melampaui dimensi aslinya (jika diperbesar maka gambar akan terlihat buram atau pecah).

 

Perbedaan Antara Desain Raster dan Desain Vektor

perbedaan-raster-bitmap-vektor
Images oleh Freepik.com

Setelah mengetahui apa itu desain raster dan desain vektor, maka selanjutnya kami bahas perbedaan antara keduanya. Dipembahasan ini akan lebih difokuskan mengenai apa-apa saja yang menjadi perbedaan antara gambar raster dan gambar vektor.

Raster (Bitmap)

Gambar bitmap disusun oleh objek yang disebut pixel. Kerapatan ribuan hingga jutaan kotak-kotak warna (pixel) yang tersusun hingga membentuk sebuah gambar tersebut dinamakan resolution (resolusi).

Gambar bitmap memang tidak akan pecah jika ukurannya diperkecil, namun akan terlihat buram dan pecah jika ukurannya semakin diperbesar dari ukuran aslinya.

Gambar bitmap juga membutuhkan resolusi yang tinggi jika kamu ingin mencetaknya (print). Jika tidak, maka gambar akan terlihat buram atau pecah-pecah dalam hasil cetaknya. Hal ini jugalah yang menjadikan ukuran file gambar bitmap akan lebih besar bila dibandingkan dengan ukuran file dari gambar vektor.

Namun, gambar bitmap sangat tepat digunakan bila gambar tersebut memiliki banyak gradasi warna yang kompleks dan juga adanya bayangan pada gambar. Gambar bitmap akan terlihat sangat halus untuk menampilkan perpaduan banyak warna. Misalnya pada sebuah foto, atau lukisan digital.

Selain itu, karena layar komputer menampilkan gambar dengan resolusi dalam satuan pixel, maka gambar yang akan ditampilkan adalah gambar bertipe bitmap. Tentunya tipe gambar ini memang yang paling populer digunakan dalam dunia digital.

Format file gambar bitmap:

  • PSD (“PhotoShop Document”): Merupakan standar format untuk software Photoshop dengan dukungan layer.
  • TIFF (“Tagged Image File Format”): Memungkinkan kompresi gambar tanpa kehilangan kualitas. Digunakan juga sebagai alternatif PSD dengan ukuran yang lebih kecil.
  • JPEG (“Joint Photographic Expert Group”): Sistem kompresi gambar yang sangat populer dalam dunia digital komputer dan fotografi.
  • PDF (“Portable Document Format”): Memungkinkan untuk menyimpan gambar vektor dan bitmap dalam bentuk dokumen. Sangat berguna untuk file yang akan dicetak.
  • GIF (“Graphics Interchange Format”): Umumnya digunakan sebagai gambar bergerak dengan menggunakan 256 warna untuk menghasilkan lapisan (layer) layaknya animasi.
  • PNG (“Portable Network Graphics”): Menggunakan sistem kompresi yang memungkinkan transparansi pada gambar. PNG memiliki kemampuan transparansi yang sama seperti file GIF, tetapi dengan kualitas yang lebih baik. PNG juga populer digunakan untuk desain komponen user interface pada website atau antarmuka pada suatu program.
  • RAW (“Right Angle Weave”): Dikenal sebagai digital negative. Yang populer digunakan dalam dunia fotografi.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai perbedaan antara gambar JPEG, PNG, GIF, dan SVG, silahkan baca di halaman ini.

Vektor

Gambar vektor memungkinkan pengguna untuk menjaga kualitas desain mereka di berbagai format dan resolusi. Dalam file vektor, masing-masing titik, garis, dan bentuk diciptakan sepenuhnya secara terukur (menggunakan konsep mathematical expression).

Gambar vektor tidak akan buram atau pecah, baik ketika diperkecil ataupun diperbesar, ukuran dan kualitasnya akan tetap terjaga dengan baik.

Dalam desain grafis, vektor biasa digunakan untuk membuat:

  • Logo
  • Icon
  • Illustrasi
  • Infografik
  • Font
  • Pattern
  • Element pada halaman website
  • Kartu nama, brosur, poster, dsb

Gambar vektor sangat tepat digunakan untuk media cetak (print), karena kualitas warna tampilannya di layar komputer akan tetap sama ketika dicetak dengan printer (di kertas, buku, atau media cetak lainnya).

Karena pada umumnya gambar vektor menggunakan format warna CMYK (cyan, magenta, yellow and key (black) ). Sedangkan gambar raster biasanya menggunakan format warna RGB (red, green and blue). Walau sebenarnya penggunaan format warna dalam software desain grafis ini bersifat opsional atau disesuaikan dengan kondisi tertentu.

contoh-brosur-vektor
Contoh hasil cetak desain vektor yang dibuat dengan menggunakan software Adobe Ilustrator

Software yang biasa digunakan untuk desain vektor adalah:

  • Adobe Ilustrator (berbayar – terbaik dan paling populer digunakan, bisa dikombinasikan dengan Photoshop)
  • CorelDRAW (berbayar – alternatif paling populer)
  • Inkscape (gratis – tersedia untuk Windows, Linux, dan Mac OSX)
  • Sketch (berbayar – khusus untuk OS Apple Macintosh)
  • Affinity (berbayar – awalnya khusus hanya untuk OS Apple Macintosh. Namun saat ini sudah mendukung Windows)

Selengkapnya mengenai software desain grafis berbasis vektor, silahkan baca di halaman ini.

Format file gambar vektor:

  • AI – Format file dari Adobe Ilustrator
  • EPS – (Encapsulated PostScript) format file berbasis vektor yang juga milik dari Adobe
  • SVG – (Scalable Vector Graphics) yakni standar file vektor dari organisasi W3C untuk kebutuhan website
  • DXF – (Drawing eXchange Format) yakni standar format file dari program AutoCAD milik perusahaan Autodesk

 

Tutorial Lengkap Belajar Desain Grafis Untuk Pemula

Untuk belajar desain grafis secara otodidak atau mandiri, kamu bisa belajar melalui website-website yang memang menyediakan pembahasan dan tutorial khusus desain grafis. Kamu bisa membaca, mencoba, dan mengikuti berbagai tutorial desain grafis yang ada.

Kami beri referensi situs belajar desain grafis terpopuler di internet, yaitu:

Situs ini sangat lengkap dalam menyediakan informasi seputar desain. Banyak sekali tutorial-tutorial desain yang tersedia di sana. Kamu bisa belajar manipulasi foto, membuat karakter animasi, membuat logo, membuat poster, brosur, kartu nama, dan berbagai hal lainnya seputar desain. Bahkan tersedia juga tutorial untuk desain web (web design).

Ya, walaupun Youtube adalah situs video sharing, namun di dalamnya ada banyak video-video tutorial bermanfaat seputar desain grafis yang bisa kamu tonton dan ikuti. Lagi pula, belajar langsung dengan instruksi video akan lebih mudah dan cepat ketimbang melalui tutorial bergambar. Kamu bisa belajar cara membuat desain logo, desain animasi, dan lain-lain.

Kami juga punya tutorial bagaimana cara membuat komik untuk pemula. Jika kamu penasaran ingin mencoba atau sekedar ingin melihat tata cara proses pembuatannya, silahkan klik link di atas untuk membacanya.

Dengan mempelajari tutorial ini, kamu akan bisa membuat desain baju atau kaosmu sendiri dengan variasi logo dan gambar yang bermacam-macam.

Sedangkan untuk pembahasan desain secara luas, kamu bisa mendapatkan infonya melalui blog-blog tutorial desain. Selebihnya Googling saja dengan kata kunci dalam bahasa Inggris, maka kamu akan mendapat ratusan ribu informasi menarik seputar desain grafis.

Selengkapnya, silahkan klik dan baca di artikel berikut: Website Terbaik Untuk Belajar Desain Grafis Secara Otodidak

 

Penutup

Nah, setelah membaca informasi seputar desain ini, kami harap informasi yang sudah kami sajikan ini bisa bermanfaat untuk para pembaca, terutama bagi para pemula yang ingin memulai belajar desain grafis secara otodidak.

Jika ada pertanyaan atau ingin berdiskusi, jangan sungkan untuk meninggalkan komentarnya pada kolom komentar di bawah. Semoga bermanfaat 🙂

Advertisement

56 Comments
  1. hamonangan_86 says

    Terima kasih banyak gan untuk informasinya.saya seorang awam yg tidak tau tentang desain grafis tp saya ingin belajar.dan postingan agan ini sudah sangat jelas dan bisa membantu saya belajar otodidak.thanks

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Terima kasih juga atas kunjungannya. Kami senang jika artikel yang sudah kami tulis ini bisa bermanfaat 🙂

  2. Wahyu Goenawan says

    ini baru mantab..makasih gan..

  3. erfan says

    Wah pemaparannya sangat jelas dan sangat bermanfaat.
    Saya juga baru belajar desain khususnya vektor dengan inkscape, saya belajarnya juga autodidak karna bukan berlatar belakang pendidikan grafis 🙂

  4. wirahadi kusuma says

    Terima kasih informasinya mas, kebetulan lagi belajar desain grafis. Saya masih awam tentang beginian.

  5. fitri sah says

    terima kasih atas infonya

  6. Hendra Kurniawan says

    Makasih infonya. Ada pertanyaan ni. apakah Untuk menjadi desain grafis pro harus mempunyai jiwa seni yg tinggi??
    Thks.

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Menurut kami siapa saja bisa mempelajari desain grafis. Selama terus belajar, tentu skill akan semakin terasah. Yang terpenting adalah rasa kepekaan kita sebagai pelaku desain. Karena desain adalah seni yang berkaitan dengan estetika yang menampilkan keindahan.

      Tentunya kepekaan kita untuk bisa merasakannya juga akan menjadi penilaian bagi orang lain yang melihatnya. Jika suatu karyanya bagus, akan bisa diakui oleh banyak pihak.

  7. Muhamada Amril Amril says

    sangat memebantu bgt nih artikelnya saya ingin berbagi tulisan saya semoga juga dapat membantu 😀
    http://www.amrilyoslem.com/2015/11/author-copyright-irvan-status-free.html

  8. Anon says

    Izin share kang

  9. Izur_theater says

    Sya pemula,,,,,gimana sih spya cpet nangkep teorinya

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Pastinya harus terus belajar. Sering-sering membaca info yang ada untuk menambah wawasan, dan yang terpenting adalah dibarengi juga dengan prakteknya.

      Untuk praktek, bisa diimulai dari membuat suatu desain yang Anda suka. Tidak perlu yang rumit-rumit. Mulailah dari yang sederhana dulu saja. (Untuk referensinya bisa mengikuti tutorial-tutorial dari berbagai website, entah itu membuat komik, edit/manipulasi foto, membuat banner iklan, poster, membuat meme (foto/gambar lucu disertai tulisan), logo, dsb).

      Tentunya kemampuan dan feeling akan semakin terasah dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. 🙂

      1. M Ainurrifqi Zidan says

        Gan tau tau film KillerToon gak?
        itu tokoh utamanya buat komik pake apa?

  10. tutorialdesaingrafis.com says

    Wah mantap infonya lengkap bro, bisa dijadiin pedoman nih

  11. Andre Dharmawan says

    izin comot gan

  12. prima says

    bagus sekali tutorial nya sangat membantu saya

  13. Kang Asep Zakaria says

    Terimakasih Banyak Teksnologi, Artikel designnya sangat membantu.
    Jika ada yang butuh cetakannya bisa hubungi kami ya 🙂
    www,dicetakonline,com

  14. jhon larso says

    keren banget dah informasinya, apalagi untuk saat ini.
    media sosial salah satu tempat dimana banyak sekali gambar dan video yg di desain sebagai media promosi. memang sangat power full sekali karena memang orang lebih suka melihat gambar. kata lainnya gambar poin penting dalam artikel yg dapat mengartikan tujuannya.

    ada sebuah tools bagus sekelas canva, akan tetapi tidak semua asset grafis didalamnya free ada yang bayar 1-3 dolar setiap gambarnya.
    buat teman yang suka dengan desain untuk website khususnya ada sebuah plugin bagus yang bisa di jadikan aset investasinya. cek halaman ini http://bit.ly/2h3ED1p

  15. Ahmad Makhdum Jati Purba says

    ada yang bisa bantu saya buat mendampingi belajar design grafis???????????

  16. Hawe says

    keren broooo. sangat menarik. nice share 😉

  17. Iseng says

    Informasi yang sangat berguna.
    Apabila ingin mendapatkan informasi tentang buku-buku bisa kunjungi http://library.gunadarma.ac.id/
    Terima kasih.

  18. Maajid Jati Laksamana says

    iya menurut saya informasi diwebsite ini sangat menarik apabila anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang Teknologi dan Informasi silahkan kunjungi website di bawah ini

    https://www.ugbemfikti.org/

  19. teguh hadi wiyono says

    thanks gan infonya sangat membantu, dari dulu saya nyari nama gambar untuk icon dan logo, eh ternyata namanya vektor, sekali lagi terima kasih ya gan 🙂

  20. ashraf syamil says

    terima kasih informasinya sangat membantu saya yang baru mau belajar desain grafis 🙂

  21. Aziz says

    terima kasih informasinya, mencerahkan bagi pemula seperti saya yang ingin mencoba memahami design grafis.

  22. Safri st says

    mantapppppp

  23. whyu says

    Kalo saya sih lebih suka yang photoshop. Ilustrasinya bagus

  24. New Galaxy says

    aku ngerti sekarang

  25. Fau Zie says

    informasinya cukup buat desain pemula tapi sayang masih ada yang kurang untuk tambahan desain bangunan, taman, dan sebagainya..
    desain bagunan juga bisa kita pake dengan software atau program skechup itu juga bisa untuk pemula kalo mau buat meja atau lemari dan sebagainya dengan dukungan program corel draw untuk tambahan gambarnya..
    mungkin itu aja yang bisa saya beri masukan.. kalo memang bisa untuk sharing tentang desain bisa kita berbagi ilmu..
    terima kasih 🙂

    1. Joko Supriyatno says

      Betul itu gan.

  26. frankyhonda says

    Terima kasih Gan, tutorialnya sangat jelas dan sangat membantu sekali bagi saya yang baru mengenal coreldraw ini, sekali lagi terima kasih.. www,paketkreditmobilhonda,com

  27. fath kamenashi says

    sebagai pemula yang sebenar-benarnya pemula, saya ucapkan hatur nuhun dari hati yang paling dalam :)) makasih banyak kang 😀

  28. Bang Azam says

    Haturnuhun kang,.membantu sekali jeng abi,.pemula

  29. Internship-Alif WQA-APAC says

    Ok Thanks.

  30. Lola Sherliana says

    halo saya sangat pemula dan buta design grafis….jika saya ingin membuka usaha percetakan kecil2an untuk hampers/goodie bag, program apa yg terbaik saya punya dan pelajari untuk customized card dan stiker? adobe ilustrator / corel draw? thanks

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Photoshop tetap menjadi pilihan utama untuk mempercantik bagian visual. Untuk membuat desain mockup, t-shirt, mug, sticker, bussiness card, atau semacamnya sebenarnya Photoshop sangat bisa diandalkan.

      Kembali ke topik pertanyaan, menurut kami Anda bisa menginstall dan mempelajari keduanya baik Corel ataupun Ilustrator untuk disandingkan dengan Photoshop.

      Untuk saat ini, Ilustrator cukup populer untuk membuat desain vektor, banyak tutorial mengenai Adobe Ilustrator yang bisa kita pelajari dari website http://design.tutsplus.com/. Salah satu kelebihan Ilustrator adalah terintegrasi dengan Photoshop, kita bisa dengan mudah copy/paste file gambar atau objek dari lembar kerja Ilustrator ke lembar kerja Photoshop.

  31. Ronal Hunter says

    WTA> Kak Misalkan Saya Ingin Cetak T’Shirt Berdesain Anime Orang Lain
    Apakah Itu Akan Mellangar Hak Cipta ?
    Apakah Kita Harus Ber’Kreativitas Sendiri ?

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Untuk menghindari pelanggaran hak cipta tentunya kita harus meminta izin terlebih dahulu kepada pembuatnya.

      Mungkin jika digunakan hanya untuk penggunaan pribadi (mungkin saja) diperbolehkan, selama kita tidak mengklaim karya tersebut dan menjualnya secara masal. Anggaplah bahwa kita hanyalah sebagai seorang fans biasa. Namun sekali lagi, semua itu kembali kepada kebijakan dari si pembuatnya.

      Mereka bisa saja menuntut jika mereka mau. Akan tetapi, dengan beredarnya gambar-gambar anime itu, menandakan bahwa memang ada banyak penggemar dari anime itu sendiri, yang tentu bisa menjadi timbal balik yang bisa saling menguntungkan antara fans dan pihak pembuat anime untuk meningkatkan popularitasnya.

      Namun pada praktiknya, rata-rata sudah banyak penjual t-shirt yang menggunakan gambar-gambar dari tokoh kartun atau anime terkenal pada t-shirt mereka dan begitu bebasnya diperjual belikan di pasaran tanpa ada klaim hak cipta.

      Jadi kesimpulannya, semua itu balik lagi bagaimana kebijakan dari pembuatnya. Tentu akan lebih baik jika kita bisa menggunakan desain berdasarkan kreativitas kita sendiri.

  32. Jhoe Rhj says

    kalo mau membuat sticker motor , mudah pakai software apa gan ? pengen desain stiker sndiri .. mhon tanggapannya..

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Semua software di atas sebetulnya bisa digunakan untuk membuat sticker, karena hasil akhirnya hanya berupa media cetak. Adobe Photoshop mungkin bisa menjadi pilihan.

    2. Fernando says

      Corel draw bro.. aku udah coba sendiri

  33. fikrisu says

    Gan, kalau ingin belajar animasi sederhana untuk pemula dg spesifikasi laptop yg ringan, recomen pakai software apa gan? Salam kenal by FIKRI TEKNIK

    1. Syahrul Faiji says

      Kalo saya recommend langsung pake adobe animator cc aja gan, karna lebih mudah dan tutorialnya banyak di youtube, selain itu juga untuk membuat karakter animasinya kita bisa menggunakan photoshop cc atau adobe illustrator cc.

      Salam, http://www.ilmugrafika.id

    2. Naufal Muhammad Al Hikam says

      kalo nyari yang ringan pake blender aja gan 😀

  34. Arief Muda says

    salam gan, numpang nny dong, dimana ya kita bisa dunlud Adobe Illustrator secara gratis ya gan ? mohon pencerahannya gan :))
    pingin banget ni gan belajar desain grafis :))

    1. TEKSNOLOGI.COM says

      Download Adobe Ilustrator secara legal adalah dengan membelinya melalui website resmi Adobe. Di luar dari itu, silahkan cari tahu sendiri. Kami tidak akan membagikannya di sini, karena menyangkut hak cipta.

  35. sopo godang says

    sebenarnya banyak sih software desain grafis, bukan cuma buat pemula kayak pelajar atau mahasiswa tapi yang profesional juga banyak yang butuh aplikasi grafis terbaik

  36. Irwan Andi Parenrengi says

    adakah khusus softwarenya dan tutorialnya untuk belajar desain interior rumah. Terimkasih seblumnya

  37. Fauza Shofia says

    terimakasih kak. sangat sangat bermanfaat!

  38. Volcanoid Adventure says

    mantab,. kakak buka kelas diskusi belajar desain sederhana kah,. yang sekalipun berbayar tetapi harganya tetap terjangkau,. kalo ada boleh saya diinfokan. saya ingin belajar desain secara sederhana tapi diluar sana masih terlalu mahal..

  39. humla suardi says

    wah,senang bisa tahu,banyak hal yang selama ini sering ketemu istilah-istilah di internet.tapi ngak tau artinya apa.he..he.e

  40. humla suardi says

    IMG20180117180113

  41. Bahwan Pakpahan says

    terimakasih untuk silabusnya ini keren.

  42. Reny Shu says

    Terima kasih atas informarsi nya mas
    ini sangat membantu saya yang masih pemula hehe

  43. Radit says

    Lengkap, lanjutkan bos.

  44. Andre says

    pak saya mau tanya, kenapa komposisi warna bisa berubah ketika di buka di komputer lain.di komputer saya komposisi warna nya : C:100 M:65 Y:35 K:58. ketika di buka di komputer lain komposisi jadi berubah C:100 M:77 Y:46 K:47. Kenapa bisa begitu ya pak, solusi nya gimana y pak.makasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.