Cara Menjual Username Telegram Sebagai NFT di Fragment

Kita bisa menjual username Telegram kita sebagai NFT di website Fragment.com. Layanan ini merupakan fitur resmi yang baru saja dirilis oleh pihak Telegram.

Untuk proses jual-belinya sendiri menggunakan sistem lelang di jaringan Blockchain, sehingga transaksinya menggunakan Kripto.

Jenis Kripto yang digunakan adalah TON Coin, yaitu koin Kripto resmi buatan Telegram.

Advertisement

Baca: Telegram Rilis Fitur Jual-Beli Username Cantik dengan Sistem Lelang di Jaringan Blockchain

Yang perlu dipersiapkan:

Akun Telegram(Username yang sudah lama dibuat, estimasi bukan satu atau dua hari)
Aplikasi Tonkeeper (Wallet Kripto)Bisa download dari Google Play Store atau Apple Store
Smartphone atau PCBisa dari kedua perangkat
Sudah Mengaktifkan Two-Step VerificationAktifkan via Menu -> Settings -> Privacy and Security -> Two-Step Verification -> Buat Password untuk keamanan

Langkah 1: Mengaktifkan Sistem Verifikasi 2 Langkah (2FA)

Perlu diketahui, untuk bisa menjual username Telegram di Fragment, pihak Telegram mewajibkan setiap akun sudah harus mengaktifkan sistem keamaan Two-Step Verification. Jadi fungsinya adalah mengaktifkan password pada akun Telegram Messenger kamu.

Di sini jika kamu belum mengaktifkan sistem verifikasi 2 langkah (2-step verication) maka kamu harus mengaktifkannya terlebih dahulu. Karena ini merupakan persyaratan jika ingin menjual username di Fragment. Tujuannya agar akun kita lebih aman.

Kalau kamu baru saja mengaktifkannya, maka kamu harus menunggu selama 7×24 untuk bisa menjual username kamu di Telegram.

Berikut ini cara mengaktifkan sistem verifikasi 2 langkah (2 Factor Authentication), kalau kamu sudah mengaktifkannya sejak lama, silakan lewati saja tahap ini.

Buka aplikasi Telegram Messenger – > masuk ke Menu -> Settings -> Privacy and Security -> Two-Step Verification -> Buat Password baru untuk keamanan.

Untuk password Hint, ini digunakan sebagai kisi-kisi atau sedikit bocoran agar kamu punya bayangan untuk mengingatnya di lain waktu, boleh kamu kosongkan saja.

Next, buat password, lalu next dan ulangi kembali passwordnya.

Masukkan alamat email kamu yang aktif. Ini akan digunakan jika kamu lupa password.

Next, cek email lalu masukkan kode verifikasi yang diberikan.

Klik “Return to Settings” untuk kembali.

Langkah 2: Buat Wallet di Aplikasi Tonkeeper (Dompet Kripto)

Tonkeeper adalah aplikasi dompet digital yang akan digunakan untuk menyimpan aset Kripto kita.

Download dan install aplikasi Tonkeeper. Bisa download dari Google Play Store atau Apple Store.

Selanjutnya buka aplikasi Tonkeeper lalu klik tombol “Get started”.

Kemudian pilih “Create new wallet” untuk membuat wallet baru.

Persiapkan kertas untuk mencatat. Simpan baik-baik seed phrase yang diberikan, karena itu merupakan password yang digunakan untuk masuk ke akun wallet kamu.

Lanjutkan dengan klik “Continue”.

Kamu akan diberikan seed phrase berupa 24 kata acak dalam bahasa Inggris yang berfungsi sebagai password wallet kamu. Catat di kertas, screenshot dan simpan di berbagai perangkat yang aman sebagai backup.

Sekali lagi, jangan sampai orang lain tahu karena ini fungsinya sama sebagai password.

Klik “Continue” untuk melanjutkan.

Konfirmasi kembali, isikan kata yang tadi sudah kamu catat sesuai dengan nomornya. Jika sudah klik “Continue”.

Buat pin atau passcode baru dan konfirmasi kembali.

Supaya lebih mudah dan aman, aktifkan Fingerprint untuk login cepat dengan sidik jari kamu. Klik tombol “Enable fingerprint”.

Selesai, wallet/dompet kripto kamu sudah berhasil dibuat.

Advertisement

Langkah 3: Kunjungi Website Fragment.com

Buka website Fragment.com via web browser. Untuk contoh di sini kami menggunakan smartphone. Kalau kamu mau mengaksesnya dari PC/laptop juga bisa.

Selanjutnya klik tombol “Connect TON”.

Lalu klik “Sign in with Tonkeeper”.

Aplikasi Tonkeeper akan terbuka, klik tombol “Connect wallet”.

Sekarang wallet kamu di Tonkeeper sudah terhubung dengan Fragment.com.

Kembali ke Fragment.com, buka menu lalu pilih “Connect Telegram” (bagian paling bawah).

Masukkan nomor Telegram kamu lalu klik “Next”.

Buka Aplikasi Telegram Messenger dan cek pesan masuk dari Telegram. Klik tombol “Confirm”.

Kembali ke Fragment.com, buka Menu -> pilih Convert to Collectibles.

Selanjutnya pilih username yang ingin kamu jual dengan sistem lelang. Klik tombol “Place on Auction”.

Klik “Open bot”.

Aplikasi Telegram akan terbuka, klik “Confirm Auction”.

Kemudian masukkan password Telegram kamu dan klik Submit.

Selanjutnya kembali ke Fragment.com dengan mengklik “Return to Fragment”.

Tentukan jumlah harga username yang ingin kamu jual.

Misalnya di sini kami ingin menjual username @teksnologi dengan harga 1000 TON Coin, maka setara dengan $1800 (sekitar Rp27 jutaan).

Tentunya rate harga tersebut mengikuti harga per 1 koin TON.

Selanjutnya klik Create Auction.

Sampai di sini kamu sudah berhasil melisting username Telegram kamu untuk dijual dengan sistem lelang (auction).

Username tersebut akan bisa muncul secara publik ketika seseorang melakukan pencarian melalui kolom search.

Jika nantinya ada orang yang melakukan penawaran (bid) dan berhasil terjual, maka kamu akan dikenakan biaya 5% yang akan dipotong otomatis dari harga jual yang sudah kamu tentukan sebelumnya.

Hasil penjualan akan masuk ke wallet Tonkeeper kamu.

Username yang berhasil terjual tentunya akan berpindah tangan ke akun pemilik Telegram yang baru sebagai pembelinya.

Username Cantik Bisa Terjual Mahal

Sejauh ini username yang paling laris terjual adalah username cantik. Biasanya yang berkaitan dengan satu kata atau yang menyangkut dengan nama brand terkenal dapat terjual dengan harga fantastis hingga jutaan dollar (belasan miliar rupiah).

Namun username jenis apapun juga bisa dijual di Telegram sebagai aset NFT, selama ada orang yang berminat dengan username tersebut.

4 Comments
  1. Sigit says

    Harus nunggu berapa lama untuk yg penguna baru
    “Yg di atas ngejelasin harus akun yg lama
    Mohon Bimbingannya Suhu 🙏

    1. Aji Zakaria
      Administrator
      says

      Untuk periode waktunya blm dijelaskan secara spesifik sama Telegram. Kemungkinan lebih dari 7 hari atau beberapa bulan ke belakang.

  2. dante says

    kalau misal username udah terjual, berarti yang membeli bisa akses chat pribadi dan grup yang kita ikuti??

    1. Aji Zakaria
      Administrator
      says

      Tidak, sudah terpisah karena yg dijual hanya username.

Leave A Reply

Your email address will not be published.