Macam Jenis Frame Sepeda Beserta Kekuatan dan Kelebihannya

Frame atau rangka sepeda menjadi komponen utama yang sangat mempengaruhi nilai jual sebuah sepeda.

Ketika membeli sepeda, kebanyakan orang akan lebih dulu melihat bentuk dan tampilan frame dari sepeda yang akan dibeli.

Setelah itu baru kemudian mencari tahu bahan frame apa yang digunakan dan juga spesifikasinya.

Advertisement

Ada beberapa bahan material yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan frame sepeda.

Masing-masing bahan frame mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Untuk mengetahui lebih lanjut karakteristik dari setiap frame sepeda tersebut, silahkan simak penjelasannya berikut ini:

Frame Besi (Hi-Ten Steel)

Ini adalah jenis frame yang paling tradisional dan mudah ditemui di pasaran.

Orang awam lebih familiar menyebutnya sebagai frame besi.

Namun dalam dunia industri, khususnya pabrikan sepeda, lebih suka menyebut bahan material yang terbuat dari besi baja ini sebagai Hi-Tensile Steel.

Frame besi harganya relatif paling murah dari jenis frame lainnya. Biasanya sepeda yang menggunakan frame ini ditujukan untuk kelas menengah ke bawah ataupun pengguna pemula.

Salah satu brand sepeda asal Indonesia yang cukup banyak merilis sepeda dengan frame hi-ten steel adalah Pacific Bike.

Kelebihan Frame Besi (Steel):

  • Harganya murah
  • Kuat dan kokoh
  • Akan bengkok terlebih dahulu sebelum patah
  • Apabila penyok, masih dapat diperbaiki

Kekurangan Frame Besi (Steel):

  • Lebih berat, karena terbuat dari besi baja
  • Resiko akan mudah berkarat, jika tidak dilapisi dengan cat

Frame Chromoly

Frame Chromoly adalah frame besi (steel) yang menggunakan paduan bahan material chromium dan juga molybdenum.

Kualitasnya lebih baik daripada frame besi baja biasa (hi-ten steel).

Salah satu pabrikan sepeda terkenal yang sering membuat sepeda touring dari bahan Chromoly adalah merek Surly.

Kelebihan Frame Chromoly:

  • Lebih kuat dan lebih ringan dari frame besi baja (hi-ten steel)
  • Lebih tahan karat/korosi

Kekurangan Frame Chromoly:

  • Bobotnya sedikit lebih berat dari aluminium alloy

Frame Aluminium Alloy

Gambar di bawah ini merupakan contoh frame sepeda aluminium, Polygon Siskiu N9.

Frame aluminium menjadi salah satu frame yang paling populer penggunaannya hingga kini, mulai dari sepeda murah, hingga ke kelas profesional.

Frame aluminium anti karat dan lebih ringan daripada frame besi.

Frame aluminium yang paling umum ada 2 jenis, yaitu tipe 6061 dan 7005. Yang membedakan adalah campuran bahan yang digunakannya. Seperti alumunium dengan campuran magnesium, silicon, dan zinc.

Itulah kenapa aluminium sering disebut alloy, karena kata “alloy” itu sendiri dalam bahasa Inggris artinya adalah “campuran”.

Di era saat ini, model dan bentuk frame aluminium semakin berkembang. Jadi bisa dibuat agar terlihat lebih modern dan futuristik. Meskipun memang tidak semulus frame carbon.

Di bawah ini merupakan sepeda listrik e-bike, merek Haibike tipe XDURO All Mountain yang menggunakan frame aluminium 6061 dengan bentuk yang futuristik.

Kelebihan Frame Aluminium:

  • Lebih ringan dari frame besi
  • Bahannya mudah tersedia, dan harganya murah
  • Bisa dibentuk supaya lebih aerodinamis
  • Sambungan las bisa dibuat halus tak terlihat seperti carbon
  • Kuat
  • Anti karat
  • Populer digunakan mulai dari sepeda kelas pemula hingga profesional

Kekurangan Frame Aluminium:

  • Apabila terkena benturan yang sangat keras, kemungkinan untuk langsung patah bisa saja terjadi. Berbeda dengan besi, yang biasanya akan bengkok terlebih dahulu.
  • Beberapa pabrikan sepeda mengklaim bahwa frame aluminium bisa bertahan antara 5 sampai 10 tahun saja. Lebih dari itu, kualitas dan ketahanannya akan dapat menurun seiring waktu.

Frame Carbon

Gambar di atas merupakan contoh frame carbon dari sepeda YT Capra.

Advertisement

Frame carbon bobotnya paling ringan dibandingkan dengan jenis frame yang lainnya.

Frame carbon cocok digunakan untuk sepeda yang membutuhkan akselerasi dan kecepatan, seperti halnya sepeda balap. Akan tetapi frame carbon saat ini juga populer digunakan pada sepeda gunung dan jenis sepeda lainnya.

Di bawah ini merupakan contoh sepeda dengan frame carbon, Polygon XQUARONE:

Frame carbon memang terlihat lebih cantik dan futuristik. Karena bisa dibentuk sesuai dengan keinginan tergantung dari kreativitas produsen pembuatnya.

Hanya saja, proses pembuatannya terbilang rumit dan membutuhkan ketelitian yang tinggi.

Contoh frame carbon dengan bentuk yang sangat modern dan futuristik adalah sepeda Specialized S-Works Demo.

Untuk durabilitas dan ketahanan, frame carbon sangat ringan dan kuat, akan tetapi juga mudah rusak dan patah.

Pengguna perlu berhati-hati jika terjatuh, bersiap-siaplah untuk mengganti dengan frame yang baru.

Kelebihan Frame Carbon:

  • Sangat ringan
  • Mudah dibentuk supaya lebih aerodinamis
  • Terlihat cantik dan futuristik
  • Tidak ada sambungan las, karena dibuat dengan cetakan carbon fiber

Kekurangan Frame Carbon:

  • Proses pembuatan yang rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi
  • Rawan rusak, misalnya retak atau patah jika terjatuh, atau terkena benturan yang keras.

Frame Titanium

Frame titanium adalah bahan frame yang paling langka. Makanya harganya relatif lebih mahal dari jenis frame lainnya.

Frame ini sangat kuat seperti baja, dan lebih ringan daripada aluminium alloy.

Frame titanium juga anti karat. Karena itu, sudah menjadi ciri khas, biasanya pabrikan sepeda membuat frame ini tanpa melapisinya dengan cat.

Frame titanium menjadi pilihan terbaik sebagai material frame sepeda yang paling awet.

Di bawah ini merupakan contoh sepeda gunung yang menggunakan frame Titanium, yaitu Kingdom 2020 XFS Lite.

Kelebihan Frame Titanium:

  • Ringan
  • Sangat kuat dan kokoh (durable)
  • Anti karat
  • Sangat awet dan tahan lama

Kekurangan Frame Titanium:

  • Bahan baku titanium sangat langka
  • Harganya relatif menjadi lebih mahal
  • Pabrikan sepeda biasanya tidak melapisinya dengan cat, sehingga warnanya terkesan lebih sederhana dan monoton

Kesimpulan

Setiap frame sepeda tentunya mempunyai ciri khas dan karakteristiknya sendiri.

Untuk kesimpulannya adalah sebagai berikut:

Urutan Frame Sepeda Paling Ringan Hingga ke Paling Berat:

  1. Frame Carbon
  2. Frame Titanium
  3. Frame Aluminium
  4. Frame Chromoly
  5. Frame Besi (Hi-ten Steel)

Urutan Frame Sepeda Paling Kuat Hingga ke Paling Ringkih:

  1. Frame Titanium
  2. Frame Chromoly
  3. Frame Besi (Hi-ten Steel)
  4. Frame Aluminium
  5. Frame Carbon

Mungkin Ada yang Bertanya, Apakah Frame Carbon Gampang Patah?

Sebagian dari pembaca mungkin ada yang punya pertanyaan semacam ini. Jika melihat dari material yang digunakan, memang frame carbon terkesan ringkih dan rawan patah.

Alhasil masih banyak orang awam yang meragukan kekuatan dari frame carbon.

Sebenarnya untuk frame carbon kelas high end nyatanya sudah dikembangkan lebih matang dengan melalui proses pengujian dan riset yang mendalam.

Alhasil, kualitasnya pun sudah tidak perlu diragukan lagi.

Terbukti, frame carbon sudah digunakan dalam ajang olahraga mtb freerider paling ekstrim di dunia, yakni Red Bull Rampage.

Beberapa juara dunianya di tahun 2019, yaitu Brandon Semenuk, menggunakan sepeda downhill Trek Session dengan material frame carbon.

Walaupun terjun bebas melompat dari atas terbing yang sangat tinggi, ternyata frame carbon masih tetap kuat dan kokoh.

Nah, itu dia pembahasan mengenai material frame sepeda yang paling sering digunakan beserta dengan tingkat kekuatan dan peruntukannya.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Leave A Reply

Your email address will not be published.