Alat Perlengkapan Bersepeda yang Wajib Dibawa Goweser Pemula

Saat ini bersepeda bukan lagi hanya sebagai alat transportasi dan olahraga saja, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat masa kini.

Bersepeda semakin menjadi tren karena selain untuk berolahraga, kita juga bisa mendapatkan kesenangan untuk rekreasi.

Alat-alat Perlengkapan yang Wajib Dibawa Saat Bersepeda

Kalau kamu ingin berpetulang dengan sepeda ke tempat yang jaraknya cukup jauh, sebaiknya persiapkan dulu apa saja yang perlu kamu bawa, agar jika nanti terjadi masalah pada sepedamu, kamu bisa langsung memperbaikinya.

Berikut ini perlengkapan penting yang perlu dibawa saat bersepeda:

1. Helm Sepeda

Ini menjadi perlengkapan yang wajib untuk dibawa. Pakailah helm sebagai pelindung kepala. Tentunya kita tidak mau dan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan memakai helm, setidaknya kita sudah menerapkan prosedur dan standar keselamatan untuk diri sendiri.

Helm sepeda sangat berbeda dengan helm motor. Helm sepeda punya bobot yang sangat ringan di kepala, seperti halnya kita memakai sebuah topi.

Helm yang bagus, walau ringan tapi punya material yang kuat dan kokoh. Misalnya kalau kamu mau main sepeda gunung, pakailah model helm yang bisa melindungi hingga ke kepala bagian belakang. Biasanya helm jenis ini disebut dengan helm enduro.

2. Tambal Ban dan Ban Cadangan

Dengan alat ini kita bisa menambal sendiri ban sepeda yang bocor kurang dari 5 menit. Alat ini sangat penting untuk selalu dibawa kemanapun saat kita bersepeda.

Alat ini banyak dijual di toko online seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Lazada, dan semacamnya. Harganya murah, hanya dengan Rp. 20 ribuan kita sudah dapat paket lengkap, seperti amplas kecil, lem perekat, serta beberapa karet penambalnya yang bisa kita gunakan berkali-kali.

Penting juga untuk membawa ban dalam sebagai cadangan. Apabila ban robek dan sudah tidak memungkinkan untuk ditambal, kita bisa langsung menggantikannya.

3. Toolkit atau Kunci Sepeda

Selalu bawa kunci-kunci sepeda, seperti kunci L key ataupun kunci pas. Alat ini sangat berguna untuk membuka ataupun mengencangkan jika ada baut-baut yang kendur.

Selain itu, sebaiknya bawa juga alat untuk membuka sambungan rantai. Meskipun kasus rantai putus cukup jarang terjadi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk membawa alat ini untuk berjaga-jaga.

4. Pompa Sepeda Portable

Ini juga tidak kalah penting. Bawalah pompa portable, yaitu pompa mini yang memang khusus untuk memompa ban sepeda. Pompa portable ini sangat berguna untuk mengisi jika ban sepeda kita kurang angin saat di jalan ataupun untuk memompa kembali ban bocor yang telah kita tambal sebelumnya.

5. Pakailah Jersey atau Kaos dengan Bahan yang Cepat Menyerap Keringat

Banyak di antara goweser pemula yang bersepeda dengan pakaian seadanya. Bahkan sering juga kita temui goweser yang memakai jaket sweater di siang bolong. Alhasil akan gobyos basah kuyup dan jadi bau keringat.

Kalau sudah begitu, biasanya bekas air keringat pun akan terlihat membentuk garis di pakaian. Bikin malu sendiri kalau dilihat orang di sepanjang jalan.

Untuk itu, supaya tidak gobyos dan tetap kering, gunakanlah bahan pakaian atau kaos berpori yang bisa dengan cepat menyerap keringat. Bahan ini biasanya disebut dengan bahan Quick Dry atau Dryfit yang memang dikhususkan untuk aktivitas olahraga. Di antaranya ada yang model kaos, dan ada juga yang model jaket hoodie tipis. Untuk model jaket tipis ini, bisa kamu gunakan saat bersepeda di tengah cuaca yang terik.

6. Gunakan Tas Khusus Sepeda dengan Fitur Hydropack

Jangan pakai tas sekolah atau tasnya orang kantoran saat kamu bersepeda. Dijamin, kalau kamu pakai tas model begitu badan kamu akan terasa cepat pegal.

Gunakanlah tas khusus sepeda yang memang didesain khusus agar badan pengendara tidak cepat pegal. Tas ini umumnya punya desain yang lebih ramping dan lebih nyaman dipakai.

Sebaiknya, pilihlah tas sepeda yang punya fitur hydropack yang menyediakan ruang khusus untuk menyimpan kantung air minum dengan selang. Jadi kamu bisa langsung minum dari selang tanpa harus berhenti mengayuh. Rata-rata tas hydropack idealnya bisa menyimpan air hingga 2 liter.

7. Masker Buff, Sarung Tangan, Manset, Kaca Mata

Ini mungkin terkesan sepele, karena lebih kepada penampilan. Namun di balik itu, aksesoris ini mempunyai peran berguna. Misalnya saat kita melewati kondisi jalan yang berdebu, kita bisa menggunakan masker dan juga kaca mata.

Selain itu, kalau kita masih berada di perjalanan saat siang hari, biasanya kondisi matahari yang begitu terik akan sangat terasa menyengat kulit. Untuk tetap menjaga kesehatan kulit, gunakanlah manset yang punya bahan anti radiasi sinar matahari.

Sarung tangan juga berguna untuk melindungi telapak tangan agar tidak mudah lecet dan “kapalan”.

8. Pakai Celana Padding

Posisi duduk yang terlalu lama ketika bersepeda biasanya akan menimbulkan rasa sakit pada bagian pantat.

Untuk itu sebaiknya pakailah celana padding yang menggunakan 3D gel sebagai lapisan pakaian dalam. Dengan begitu, dudukan saddle akan terasa lebih empuk, sehingga bokong kamu tidak akan terasa sakit ketika menempuh jarak yang cukup jauh.

9. Bottle Cage dan Botol Minumnya

Kamu bisa membawa air minum pada tas hydropack. Tapi kalau kamu ingin membawa air tambahan sebagai cadangan, kamu bisa membawa botol minum.

Bottle cage adalah tempat dudukan untuk menaruh botol minum. Bottle cage ada banyak modelnya tergantung dari harganya juga. Kelebihannya adalah, kita tidak terbebani karena bottle cage terpasang pada frame sepeda.

10. Lampu Depan atau Lampu Belakang

Ketika bersepeda di saat senja hingga malam hari, lampu penerangan menjadi sangat penting. Dengan adanya lampu belakang, akan memberi isyarat untuk pengendara lain supaya bisa melihat kita.

11. Pakai Sepatu & Kaos Kaki

Kebiasaan para goweser pemula adalah sering kali memakai alas kaki seadanya (sandal jepit).

Pakailah sepatu dan kaos kaki jika ingin memulai petualanganmu. Jangan pakai sandal jepit. Selain tidak enak dilihat, ini juga tidak safety.

Manfaat dan Keuntungan Bersepeda:

Bersepeda memberikan banyak manfaat, tidak hanya baik dari sisi kesehatan jasmani, tetapi juga baik untuk kesehatan mental. Karena:

1. Bersepeda bisa memunculkan perasaan bahagia.

Saat kita bersepeda, hormon endorfine di tubuh akan keluar. Hormon inilah yang berperan untuk memberikan rasa nyaman dan memunculkan suasana hati yang bahagia. Alhasil, tingkat penurunan stress pun akan terjadi sehingga kita pun memiliki mood yang lebih baik.

2. Bersepeda baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Baik untuk menjaga kesehatan jantung. Karena bersepeda adalah olahraga kardio, sehingga akan berefek pada kinerja jantung. Hal ini bisa menurunkan tekanan dan kolestrol jahat dalam darah, Sehingga sangat baik untuk menghindari penyakit stroke, jantung, atau bahkan diabetes pada usia dini.

3. Bersepeda, olahraga sekaligus rekreasi.

Bersepeda itu istimewa. Dengan bersepeda, kita bisa “cuci mata” mengelilingi kota atau pergi ke tempat-tempat wisata.

Bagi kamu yang hobi berpetualang, kamu bisa lebih dekat dengan alam. Kamu bisa membawa sepeda gunung untuk menelusuri tempat-tempat yang belum dijangkau oleh banyak orang. Seperti hutan, sawah, sungai, lembah, atau tempat-tempat yang suasana alamnya masih terasa asri.

Bersepeda itu istimewa

Sepeda menjadi alat transportasi ramah lingkungan yang “ngga ada matinya” hingga kini.

Kita bisa melewati beragam medan jalan dengan bersepeda. Mengunjungi tempat wisata atau berpetualang ke alam bebas. Kegiatan rekreasi ini bisa kita lakukan secara rutin setiap Minggu atau kapanpun yang kita mau.

Terlihat sederhana, namun istimewa.

Untuk melihat serunya kegiatan bersepeda setiap Minggunya, silahkan follow akun Instagram: @ajizakaria

Advertisement

Leave A Reply

Your email address will not be published.