Action Camera Terbaik 2019 Untuk Vlog & Youtuber

Sekilas Tentang Action Camera

Action camera adalah jenis kamera kecil yang sangat populer digunakan dalam dunia olahraga, terutama untuk jenis olahraga ekstrim. Misalnya seperti; olahraga sepeda gunung, ski, skateboard, skydiving, balap motor, berselancar, menyelam, serta masih banyak lagi jenis olahraga dan kegiatan outdoor lainnya.

Sebagai kamera aksi, kamera jenis ini punya bentuk yang kecil dan bobot yang ringan. Sehingga cukup mudah untuk menempatkannya di mana saja. Seperti di helm, kaca mobil, stang sepeda, stang motor, dan lain-lain.

Ini Dia Rekomendasi Action Camera Terbaik yang Layak Dibeli di Tahun 2019

Kalau kamu sering mantengin video travelling di media sosial seperti Instagram dan Youtube, banyak di antaranya yang menggunakan jenis action camera ini pada video mereka.

View this post on Instagram

Menaiki bukit lewati lembah 🚴🎬 #gowes #mtb

A post shared by Aji Zakaria (@ajizakaria) on

Nah, mau tahu action camera terbaik apa saja yang paling populer digunakan oleh para content creator tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

GoPro Hero 8 Black

Bicara soal action camera, GoPro adalah rajanya. Sudah sejak lama, GoPro sering digunakan untuk berbagai ajang olahraga bergengsi di dunia. Kualitas dan durabilitas dari GoPro memang sudah tidak perlu diragukan lagi.

Belum lama GoPro Hero 7 Black hadir dengan beragam fitur fenomenal. Kini sudah hadir versi terbarunya lagi, yakni GoPro Hero 8 Black yang baru saja dirilis pada 1 Oktober 2019.

Fitur unggulan dari GoPro Hero 8 Black:

  • Kini hadir dengan dukungan Mod. Jadi bisa ditambahkan layar untuk selfie, lighting untuk pencahayaan, dan juga microphone untuk keperluan vlogging.
  • HyperSmooth 2.0, membuat perekaman video bisa menjadi sangat stabil dari guncangan seakan menggunakan perangkat gimbal stabilizer.
  • TimeWarp 2.0, membuat video hyperlapse menjadi lebih menarik dengan adanya one tap automatic speed selection.
  • Digital Lenses, mengganti mode lensa dari Linear, Wide, hingga ke SuperView dapat dilakukan dan langsung terlihat pada layar sentuh.
  • Bisa dibawa menyelam hingga kedalaman 10 meter tanpa menggunakan casing anti air tambahan.
  • Sensor kamera 12 MP mendukung video 4K hingga 60 fps, Full HD 240 fps.
  • SuperPhoto+Improved HDR, secara otomatis mengambil foto dengan mode HDR yang membuat foto menjadi terlihat lebih dramatis.
  • Mendukung 14 voice command, atau perintah suara untuk mengoperasikan kamera.
  • Bisa live streaming ke Youtube, Facebook, dan Instagram.
  • LiveBurst, akan mengambil 90 gambar foto dalam waktu 1,5 detik, sehingga kita bisa memilih mana foto yang terbaik.
  • Night Lapse Video, membuat hasil video timelapse saat senja hingga malam hari menjadi terlihat lebih epic dan dramatis.
  • High-Fidelity Audio, dilengkapi dengan 3 buah mic membuat hasil suara rekaman menjadi lebih natural. Suara bising dari angin mampu diredam walau dalam kecepatan tinggi.
  • Lebih tahan banting

DJI Osmo Action

Osmo Action adalah action camera pendatang baru di tahun 2019 buatan DJI. Sebuah produsen yang sudah sangat terkenal di dunia drone dan stabilizer kamera.

Osmo Action punya fitur yang tidak kalah dengan GoPro Hero 7. Yang sepertinya memang sengaja dihadirkan sebagai penantang berat GoPro Hero 7.

Fitur unggulan dari Osmo Action:

  • RockSteady, membuat perekaman video menjadi sangat stabil dari guncangan.
  • Dual Screens. Selain layar utama yang touchscreen, terdapat juga layar kedua di bagian depan yang dapat digunakan untuk ngevlog dan selfie.
  • HDR Video, mampu menangkap lebih banyak detail pada video antara area terang dan gelap. Membuat video terlihat lebih dramatis.
  • Mampu dibawa menyelam hingga kedalaman 11 meter tanpa menggunakan casing anti air tambahan.
  • Sensor kamera 12 MP mampu merekam video 4K di 60 fps dan Full HD hingga 240 fps.

DJI Osmo Pocket

Kamera buatan DJI dengan konsep paling unik karena sudah include menyatu dengan perangkat gimbal dengan bentuk yang mungil.

Fitur unggulan dari DJI Osmo Pocket:

  • Menyatu dengan gimbal sebagai alat stabilizer rekaman dari guncangan, namun dengan ukuran yang mungil. Sebuah inovasi yang unik dari DJI.
  • ActiveTrack & FaceTrack, cukup tandai objek di layar, kamera akan secara otomatis mendeteksi dan mengikuti pergerakan objek untuk menempatkannya berada di tengah frame.
  • 3×3 Panorama, mampu mengambil foto landscape dengan sudut yang luas. Dengan mengambil 3 foto dan menggabungkannya menjadi satu frame.
  • Motionlapse, membuat video timelapse dengan pergerakan kamera yang halus untuk menambah kesan cinematic.
  • NightShot, bisa membuat foto terlihat lebih terang pada malam hari atau pada kondisi kurang pencahayaan (low-light).
  • Resolusi kamera 12 MP bisa merekam resolusi 4K di 60 fps, dan Full HD di 120 fps. Dengan sudut 80° wide angle lens.

Insta360 ONE X

Action camera ini mampu merekam sekeliling sudut, karena mampu merekam hingga sudut 360 º (derajat). Alhasil, cukup dengan satu kamera, kita akan bisa mendapatkan beragam sudut yang berbeda. (Depan+belakang+kiri+kanan+atas+bawah).

Fitur unggulan Insta360 ONE X:

  • 360º Capture, mampu merekam gambar hingga sudut 360 derajat.
  • FlowState Stabilization, fitur untuk menstabilkan perekaman video dari guncangan.
  • Invisible Selfie Stick, tongsis yang “bisa menghilang” seakan tidak terlihat di kamera. Membuat video terlihat menjadi lebih natural dan profesional.
  • HDR, membuat hasil gambar menjadi lebih dramatis.
  • Cinematic Slow-Mo, membuat video slow motion, timelapse, dan hyperlapse menjadi terlihat lebih cinematic.
  • Resolusi kamera 18 MP mampu merekam video 5.7K di 30 fps, 4K di 50 fps, dan 3K di 100 fps.

Sony RX0 Mark II

Kecil-kecil cabe rawit. Itulah istilah yang menggambarkan kualitas gambar serta durabilitas dari kamera ini. Sony RX0 Mark II adalah kamera premium tahan banting yang ditujukan untuk para profesional yang menginginkan kamera dengan bentuk mungil yang mudah untuk dibawa bepergian tapi bisa menghasilkan kualitas gambar yang bagus dan tajam ala profesional.

Fitur unggulan Sony RX0 Mark II:

  • Menggunakan sensor 15,3 MP CMOS Exmor RS tipe 1.0 dan lensa F4 ZEISS Tessar T* 24mm yang menghasilkan kualitas gambar yang tajam.
  • Tersedia profil S-Log2 untuk color grading ala profesional. Cocok untuk yang ingin membuat video cinematic.
  • Mendukung 4K 30 fps dan High Frame Rate (HFR) super slow-motion hingga 1000 fps.
  • Layar yang bisa dilipat ke depan untuk selfie dan vlogging hingga 180 derajat.
  • Bodi solid dan kokoh. Tahan banting, air, dan debu. Bisa dibawa menyelam hingga kedalaman 10 meter.
  • Sensitivitas ISO mulai dari 125 hingga 12800 membuat hasil gambar tetap terlihat tajam dan terang walau di kondisi low light atau malam hari.
  • SteadyShot untuk menstabilkan perekaman video.
  • 16-fps Continuous Shooting.
  • Mendukung mikrofon eksternal.

SJCAM SJ9 Strike

Dengan harga 3 Jutaan, tapi sudah punya fitur kekinian, seperti: tahan air tanpa casing waterproof, wireless charging, perekeman video super stabil dari guncangan, dll.

Fitur unggulan SJCAM SJ9 Strike:

  • Supersmooth Gyro untuk menstabilkan perekaman video.
  • Bisa dibawa menyelam hingga kedalaman 10 meter tanpa menggunakan casing waterproof tambahan.
  • Baterai 1300 mAh dengan kemampuan Wireless Charging.
  • Bisa live streaming ke Facebook.
  • Sensor 12 MP Sony IMX377 mampu merekam 4K hingga 60 fps.
  • Support format foto RAW.
  • Dual Stereo Microphones.
  • Layar 2.33″ IPS Touchscreen.

Yi 4K+

Yi 4K+ adalah action camera pertama di dunia yang mampu merekam video 4K di 60 fps. Terkenal murah dan berkualitas, Yi 4K layak untuk menjadi pilihan.

Fitur unggulan Yi 4K+:

  • Sensor 12 MP dari Sony IMX377 dan chipset Ambarella H2 bisa merekam video 4K 60 fps dengan harga di bawah 3 juta.
  • Menggunakan layar retina touchscreen
  • Bisa menggunakan voice command atau perintah suara.
  • Bisa live streaming ke Facebook dan Youtube
  • Sudah menggunakan konektor USB Type-C untuk transfer data dan juga untuk mic eksternal.
  • Support format foto RAW.
  • Electronic Image Stabilization (EIS).

Yi 4K

Yi 4K yang tidak menggunakan embel-embel “plus” ini juga terkenal dengan harganya yang murah tapi punya kualitas terbaik di kelasnya. Jika Yi 4K+ mampu merekam video 4K di 60 fps, sedangkan Yi 4K hanya sampai di 30 fps.

Fitur unggulan Yi 4K:

  • Sensor 12 MP dari Sony IMX377 dan chipset Ambarella A9SE bisa merekam video 4K 30 fps dengan harga sekitar 2 Jutaan.
  • Menggunakan layar retina touchscreen yang dilapisi Corning Gorilla Glass.
  • Bisa menggunakan voice command atau perintah suara.
  • Bisa live streaming ke Facebook dan Youtube
  • Support format foto RAW.
  • Electronic Image Stabilization (EIS).

Yi Lite

Termurah dengan kualitas terbaik di harga Rp. 1 Jutaan. Kecil-kecil cabe rawit. Hasil videonya cukup bagus untuk masuk di Youtube. Dengan sedikit penambahan color grading pada proses editing, kamera ini juga bisa diajak shooting video “ala-ala cinematic look”.

Fitur unggulan Yi Lite:

  • Kamera murah 1 Jutaan dengan kualitas video Full HD 1080p hingga 60 fps terbaik di kelasnya.
  • Layar touchscreen 2″.
  • Resolusi foto 16 MP dengan chipset Hisilicon Hi3556.
  • Bisa merekam 4K, tapi hanya di 20 fps.
  • Bisa dibawa menyelam, dengan menggunakan casing waterproof tambahan.
  • Tersedia 9 shooting mode. (Timelapse, burst mode, loop, timer, dll).
  • Support Bluetooth & Wifi.
  • Electronic Image Stabilization (EIS).

Kesimpulan

Ada banyak sekali merek action camera yang beredar di pasaran saat ini. Namun yang merajai pasar dan yang paling terkenal saat ini adalah GoPro.

Akan tetapi, teknologi terus berkembang, sehingga brand lain juga punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan produk kamera mereka sendiri dengan fitur yang juga bisa menyaingi kemampuan dari GoPro, salah satunya adalah perusahaan raksasa asal China, yaitu DJI.

Selain itu, brand Yi juga terkenal dengan kameranya yang berkualitas tapi menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Nah, ini bisa menjadi pilihan alternatif bagi yang mempunyai budget terbatas namun punya kualitas yang masih bisa bersaing.

Yang terpenting adalah . . .

Jadi secanggih apapun kameranya, hasil akhirnya tetap akan sangat berpengaruh tergantung dari orang yang menggunakannya (Man Behind the Gun).

Jika ada pertanyaan atau ada yang ingin menambahkan, jangan sungkan untuk meninggalkan komentarnya di bawah ini ya! Terima kasih.

Advertisement

Leave A Reply

Your email address will not be published.