Memutus Rantai Penyebaran Wabah Virus Corona

Kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan tetap #DiRumahAja untuk menghindari kerumunan.

Tujuannya jelas, untuk memutus rantai penyebaran wabah virus Corona atau COVID-19.

Jika setiap orang secara sadar mau berdisplin menerapkan ini, maka peluang kita untuk segera mengakhiri wabah Corona ini Insya Allah akan lebih cepat, karena proses penularannya dapat dihentikan sedini mungkin.

Advertisement

Namun sebaliknya, apabila kita terlalu santai dan menyepelekan hal ini, maka bukan tidak mungkin wabah Corona yang begitu cepat penularannya ini bisa “meledakkan” dirinya dalam waktu singkat seperti kasus yang menimpa negara Italia, dan juga Iran, selain China.

Update pertengahan Maret 2020, Amerika, Spanyol, dan Jerman mengalami “ledakan” jumlah kasus Corona yang sangat signifikan.

Bahkan hingga saat ini kasus di Amerika, Italia, dan Spanyol jumlahnya sudah melampaui China!

Bagaimana Virus Corona Bisa Menular?

Virus Corona bisa menular melalui droplets, atau tetesan dari cairan tubuh si penderita.

Misalnya ketika si penderitanya batuk dan bersin.

Bahkan, embun atau cairan juga bisa keluar dari nafas ketika dia sedang berbicara.

Selain itu jika tetesan jatuh dan menempel pada suatu benda, virus tersebut bisa saja masih tetap bertahan untuk beberapa waktu.

Dan jika ada orang sehat yang menyentuhnya, kemudian mengusap wajah dan mengenai mata, hidung atau mulutnya, virus tersebut bisa dengan mudahnya masuk dan menularkan dirinya ke orang tersebut.

Cara Agar Terhindar dari Virus Corona

Langkah yang perlu kita terapkan untuk menghindari penularan wabah covid-19:

  • Physical Distancing, jaga jarak fisik dengan orang lain
  • Beraktivitas dan bekerja di rumah
  • Hindari kerumunan orang
  • Rutin mencuci tangan dengan sabun (jaga kebersihan)
  • Hindari menyentuh wajah, jika belum mencuci tangan
  • Gunakan etika menutup mulut. Jangan bersin dan batuk sembarangan
  • Gunakan masker
  • Rutin berolahraga untuk menjaga imunitas tubuh
  • Makan makanan bergizi dan vitamin
  • Tidur cukup
  • Berdoa kepada Tuhan

Physical Distancing adalah cara yang cukup efektif untuk menjaga jarak fisik antara kita dengan orang lain jika dilakukan dengan disiplin oleh semua orang.

Untuk sementara kita dianjurkan untuk menghindari kerumuman orang. Karena kita tidak akan pernah tahu, siapa saja orang-orang yang telah terinfeksi virus ini di mana pun

Faktanya dari beberapa kasus, si pengidap virus Corona bisa saja merasa dirinya baik-baik saja dan melakukan kontak fisik dengan banyak orang. Padahal tanpa sadar ia telah menularkan virusnya itu ke orang lain.

Jika melihat data yang ada, kebanyakan yang meninggal akibat virus Corona adalah penderita yang sudah lanjut usia, karena ada komplikasi dengan penyakit sebelumnya. Seperti diabetes, jantung, hipertensi, dsb.

Namun yang perlu disadari, remaja atau kaum muda juga bisa tertular virus Corona. Artinya, virus ini memang tidak memandang usia. Tua muda, pria wanita, semua bisa tertular! Jadi jangan sampai kita menyepelekan virus Corona!

Masa inkubasinya sendiri bisa berbeda, informasi dari penelitian yang ada saat ini sepertinya masih terus dilakukan.

Langkah ini (Physical Distancing) diambil bukan untuk memutus tali silaturahmi, melainkan sebagai langkah antisipasi sementara yang memang seharusnya dapat kita maklumi dalam kondisi darurat seperti ini.

Kita masih dapat bersilaturahmi dengan sanak saudara, teman, atau rekan kerja dengan memanfaatkan teknologi.

Kita masih dapat bertatap muka, walau tidak dengan menemui mereka secara langsung.

Semua komunikasi tersebut dapat dengan mudah kita akses melalui aplikasi chatting seperti WhatsApp ataupun aplikasi video call untuk bertatap muka.

Menjaga Imunitas Tubuh dengan Tidak Panik

Ada rasa cemas dan takut melihat penyebaran virus Corona yang begitu cepatnya.

Advertisement

Lihat medsos isinya tentang Corona, lihat televisi juga isinya membahas Corona. Dimana-mana sampai grup WA pun semua mengabarkan tentang wabah Corona.

Di sisi lain, kita juga tidak boleh panik. Ketika kita dihadapkan beragam berita tentang Corona, jadikanlah itu sebagai pengingat untuk selalu waspada.

Adanya berita tentang Corona yang terus menerus memang cukup penting untuk menginformasikan kepada masyarakat akan bahaya pandemi virus Corona. Supaya kita semua bisa selalu waspada dan tidak menganggap remeh atau menyepelekannya.

Jika informasi tersebut membuat Anda semakin cemas, sebaiknya batasi cara Anda mengakses media sosial. Lakukan hal lain seperti berolahraga di rumah, atau melakukan kegiatan lain yang bisa membuat mood Anda menjadi lebih baik.

Begini Jadinya Kalau Anda Panik

Untuk mengatasinya, kita harus mengganti mindset atau pola pikir “panik” tadi dengan pola pikir “waspada”.

Fungsinya, supaya sistem imunitas pada tubuh kita tidak melemah. Karena pada dasarnya, sebagian obat hanyalah meringankan gejala sakit. Sedangkan untuk penyembuhan seutuhnya juga sangat mengandalkan sistem imun di dalam tubuh.

Salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh kita, selain dengan selalu berpikir positif adalah dengan rutin mengonsumsi makanan bergizi dan juga vitamin.

Selain itu, olahraga juga menjadi kegiatan yang mempunyai peran penting untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh.

Menjaga Imunitas Tubuh dengan Berolahraga

Dalam hal ini, saya sendiri mempunyai hobi olahraga bersepeda. Memang tidak mudah untuk melakukan olahraga ini dalam kondisi sulit seperti saat ini.

Bersepeda memang identik dengan jalan-jalan berkeliling keluar rumah. Sementara itu, kita dihimbau untuk tidak keluar rumah.

Sebelum kasus Corona di Indonesia dinyatakan darurat seperti saat ini, saya biasanya berpetualang ke alam terbuka yang masih asri dan tidak terjamah orang, sebagai upaya menghindari kerumunan.

Akan tetapi untuk saat ini kondisinya sudah semakin tidak memungkinkan. Kita dianjurkan untuk tetap beraktivitas di rumah saja.

Untuk menyiasati hal ini kita masih tetap bisa berolahraga di dalam rumah atau di halaman rumah. Yang terpenting, kita terus bergerak hingga mengeluarkan keringat supaya tubuh tetap bugar. Tentunya, olahraga tersebut dilakukan secara mandiri, tanpa ada interaksi fisik dengan orang lain.

Kesimpulan Tentang Virus Corona

Kita semua harus menerapkan physical distancing dengan disiplin, dengan menjaga jarak antara satu orang dengan orang lain dan menghindari kontak fisik.

Sebelumnya, WHO atau organisasi kesehatan dunia menggunakan istilah Social Distancing untuk menjaga jarak dari orang lain. Namun saat ini istilah tersebut diubah menjadi Physical Distancing, artinya kita bisa menjaga jarak fisik dengan orang lain, namun kita masih tetap dapat bersosialisasi melalui media komunikasi dan teknologi.

#DiRumahAja

Untuk sementara kita melakukan aktivitas di rumah saja. Seperti bekerja dari rumah, atau beribadah di rumah jika memang kondisinya sudah semakin darurat dan tak terkendali.

Hindari panic buying, atau membeli sesuatu barang secara berlebihan untuk mencegah krisis yang bisa memperburuk keadaan.

Jika memang ingin keluar rumah untuk keadaan penting, gunakanlah masker. Tidak perlu gengsi, karena semua orang akan memaklumi.

Rajin-rajinlah mencuci tangan dan menjaga kebersihan. Jangan pernah mengusap wajah sebelum Anda mencuci tangan.

Virus Corona bisa menular melalui droplets atau tetesan dari cairan tubuh si penderita. Misalnya melalui batuk, besin, embun nafas, atau melalui benda yang pernah disentuh penderita dan ada virus yang menempel pada permukaan benda tersebut.

Info mengenai jumlah kasus Corona terbaru yang selalu update di seluruh dunia, bisa Anda cek statusnya di website Worldometers.info/coronavirus

Semoga kita semua terhindar dari virus Corona dan segala bentuk penyakit buruk lainnya dengan memohon ampun dan perlindungan dari Allah SWT.

Instagram Penulis: @ajizakaria

Leave A Reply

Your email address will not be published.